Biksu besar Eusang sempat menginap di
rumah salah seorang penganut Buddha dalam perjalanan ke kerajaan Tang,
Cina untuk belajar. Pemilik rumah itu mempunyai seorang anak perempuan
bernama Seonmyo. Si gadis itu menjadi jatuh cinta pada biksu Eusang dan
mencoba menggodanya. Namun, dia tidak berhasil mengambil hati biksu
Eusang yang sedang bertapa. Malah si gadis terharu terhadap sikap tekun
dan tulus biksu itu. Dia bersumpah akan menjadi murid biksu Eusang dan
mempersembahkan segala-galanya kepada sang biksu. Setelah 10 tahun
belajar di Cina, biksu Eusang akan pulang ke negaranya, Shilla. Ketika
mampir di rumah si gadis untuk berpamitan, si gadis sedang pergi.
Setelah mendengar kabar tentang pulangnya biksu kesayangannya, si gadis
mengemas barang-barang dan mengejarnya ke pelabuhan, tapi kapal yang
ditumpangi biksu Eusang sudah meninggalkan pelabuhan.
Si gadis yang merasa sayang terhadap si biksu menenggelamkan diri ke
dalam laut sambil berdoa bahwa dia ingin menjadi naga besar dan
melindungi pelayaran kapal yang sedang ditumpangi biksu Eusang. Gadis
yang menjadi naga itu menolong perjalanan biksu ke Shilla. Disamping
itu, pada saat pembangunan kuil Buseoksa, si gadis yang sudah menjadi
naga itu berubah menjadi sebuah batu lagi, lalu menakutkan kaum
penentangnya dengan terbang menjulang di atas kepala mereka. Berdasarkan
peristiwa itu, kuil yang sedang dibangun itu diberi nama Buseoksa yang
bermakna, batu terbang. Si gadis, Seonmyo itu menjadi naga batu, lalu
dikuburkan dirinya di halaman kuil Buseoksa demi mempertahankan kuil
itu.
 | Infromasi Wisata |
Kuil
Budhha Buseok atau Buseoksa terletak di kaki gunung Bonghwang di
kecamatan Buseok kota Yeongju provinsi Kyeongsang Utara. Kuil itu
dibangun oleh biksu Eusang yang diperintahkan oleh raja Munmu pada tahun
676 dan menjadi pusat aliran Hwaeumjong agama Buddha Korea. Kuil Buseok
merupakan salah satu kuil yang ditentukan sebagai harta warisan
nasional karena memiliki banyak bangunan bersejarah dan indah. Di
belakang bangunan utama bernama Muryangsujeon, di kuil Buseoksa ada
sebuah candi bernama Seonmyo dan batu Buseok yang dibuat untuk
memperingati roh gadis, Seonmyo.